Pemakaian Virtual Reality Paling Inovatif

Virtual reality atau VR tidak cuma dipakai untuk game namin memiliki berbagai hal yang paling inovatif untuk di lakukan.

Sekarang pemakaiannya makin bermacam dan aneh. Kamu dapat coba beberapa hal yang mustahil kamu rasakan secara riil. Itu keunggulan dari tehnologi ini.

Pemakaian Virtual Reality Paling Inovatif di Dunia, Pantas Dicoba! Bahkan Tidak Khawatir Waktu Operasi

Lalu apa yang dapat kamu kerjakan palung inovatif dengan menggunakan virtual reality? Baca deretan pendayagunaan anehnya di bawah ini!

  1. Untuk rasakan bagaimana rasanya kematian

Banyak orang takut dengan kematian. Virtual reality ini dibuat dengan keinginan beberapa orang akan semakin tenang dan tidak berasa resah berkenaan kematian.

Keinginannya, mereka akan berasa jika kematian tidak seburuk itu. Terutamanya untuk beberapa pasien yang sudah terima vonis mati.

  1. Untuk rasakan hukuman potong kepala

Sudah pernahkah kamu memikirkan bagaimana rasanya saat kepala dipotong? Sekumpulan pakar membuat program VR yang akan tempatkan pemakainya di status itu.

Kamu bisa menyaksikan bagaimana orang mengerumunimu pengin menyaksikan proses eksekusi. Selanjutnya seorang jagal akan menebas lehermu. Tenang, kamu cuman akan rasakan adrenalinnya saja.

  1. Berganti badan di antara lelaki dan wanita

BeAnotherLab memakai virtual reality untuk memungkinkannya lelaki dan wanita berganti badan. Proses ini harus dilaksanakan oleh sepasang lelaki dan wanita.

Mereka harus kenakan perlengkapan VR yang dapat mengganti pemahaman indra peraba semasing. Dengan penyelarasan pergerakan, mereka akan rasakan badannya berbeda.

  1. Rasakan jatuh bebas

Social VR dapat membuat kamu rasakan bagaimana rasanya jatuh bebas dari langit. Pemakai akan berpegangan pada bola pantai virtual dan membal ke langit.

Bermacam panorama dapat disaksikan melewatinya, dimulai dari bagaimana perkotaan nampak dari langit, lautan, dan yang lain. Tetapi buat kamu yang fobia ketinggian, berhati-hati mual ya.

  1. Memaksimalkan therapy

Kecuali dipakai sebagai selingan, virtual reality bisa juga digunakan sebagai therapy bermacam jenis penyakit. Diantaranya ialah skizofrenia.

Beberapa pasien hadapi dengan fakta yang mereka takuti lewat VR. Sistem itu dapat mempermudah mereka untuk hadapi trauma dalam kehidupan riil.

  1. Untuk rasakan empati ke seseorang

Beberapa orang yang makin kehilangan rasa empati ke seseorang. Faktanya sekarang makin beberapa orang tidak punyai hati yang dengan gampang sakiti atau bahkan juga membunuh seseorang.

Untuk itu virtual reality ini dibuat, yakni memacu pemakainya rasakan empati ke sama-sama. Pemakai akan menggenggam peranan tertentu dalam suatu keadaan mengenaskan. Misalkan jadi orang paling dekat korban pembunuhan atau musibah.

  1. Untuk bikin pemakai rasakan migrain

Siapakah yang ingin rasakan migrain? Sebuah perusahaan obat membuat VR yang dapat mengakibatkan pemakainya rasakan sakit di kepala.

Ini dilaksanakan dengan merangsang sinar jelas, memberi suara yang mengusik hingga pemakai VR itu dapat rasakan migrain. Maksudnya untuk tingkatkan pemasaran produk obat migrain mereka.

Pengembangan yang mana menurutmu paling inovatif? Akankah kamu coba diantaranya?

Virtual Reality Dapat Membuat Kamu Lalui Operasi, Tanpa Dibius Keseluruhan

Operasi sering jadi hal yang menakutkan untuk tiap orang. Bagaimana tidak, anggota badan kamu bakal ada yang dibedah hingga kamu dapat rasakan merasa sakit yang mengagumkan. Oleh karena itu, umumnya rumah sakit mengaplikasikan mekanisme pemakaian obat bius supaya kamu lelap sepanjang operasi berjalan.

Namun, bersamaan bertumbuhnya jaman, langkah dokter untuk bikin kamu tidak sadar jika sedang dioperasi tidak cuma lewat obat bius saja. Sekarang, tehnologi virtual reality mulai dipakai supaya pasien dapat terus jalani operasi tanpa perlu dibius obat tidur. Ingin tahu bagaimanakah cara kerja dari virtual reality (VR) dalam operasi ini? Baca info secara lengkap ya.

  1. Pasien dibawa jalan-jalan ke tempat memiliki nuansa alam

Dalam sebuah video yang diupload oleh BBC, rumah sakit memasangkan tehnologi VR ke pasiennya dalam ruangan operasi. Saat operasi berjalan, si pasien akan terikut ke dunianya sendiri di mana VR itu tampilkan beberapa tempat bau alam seperti rimba dan pantai. Hebat sekali tidak tuch?

  1. Diperlengkapi earphone agar tidak dapat dengar rutinitas operasi

Kecuali visual, pendengaran dari pasien akan dibawa pergi sepanjang operasi berjalan. Ini dilaksanakan supaya pasien tidak dapat dengar beberapa suara rutinitas dari operasi itu.

Bila mereka dengarnya, kemungkinan besar mereka akan depresi sebab dengarkan anggota badan mereka sedang dibedah. Karena itu, earphone yang dipakai diprediksikan supaya pasien cuman dapat dengar suara dari tempat mereka sedang ‘berjalan-jalan’ itu.

  1. Pernyataan dari pasien saat operasi

Pasien yang lakukan operasi di St George’s Hospital London akui suka saat dijajakan untuk memakai sistem lain bukannya mengimplementasikan pembiusan. Menurut dia, pemakaian VR benar-benar efisien hingga pantas untuk diaplikasikan di semua rumah sakit.

Masalahnya saat sedang dioperasi, ia cuman rasakan sedang duduk di atas gunung dan nikmati panoramanya. Kadang-kadang ia rasakan ada tangan yang sentuh badannya tetapi sang pasien tidak terasa terusik sama sekalipun.

  1. Sedang diupayakan supaya bisa diterima di dunia kesehatan

Agar dapat diterapkan ke semua rumah sakit di dunia, pasti tehnologi VR ini memerlukan pernyataan di dunia kesehatan. Statnews memberikan laporan jika beberapa periset di Amerika sekarang sedang mengupayakan VR bisa diterima lewat cara memberi training. Jadi, beberapa periset ini mengharap beberapa dokter ingin terima VR sesudah kenal kembali dengan VR.

  1. Dipandang seperti perubahan di dunia klinis

Tehnologi yang makin berkembang memang seharusnya secepat-cepatnya diaplikasikan ke sektornya semasing. Terhitung VR, tehnologi yang selekasnya gantikan obat bius tidur ini dipandang seperti penanda jika dunia klinis makin berkembang.

Harga VR sendiri masih mahal. Walau demikian, banyak juga VR yang tambah murah, gampang dipakai, dan efisien.

  1. Dapat jadi alat tolong oleh dokter

Kecuali VR berbentuk membuat pasien rileks, ada juga VR yang dapat jadi alat untuk menolong dokter, khususnya saat lakukan operasi. Misalnya ialah saat dokter pengin pisahkan bayi yang tercipta kembar siam.

Saat itu, bayi yang kembar itu tercipta dengan mempunyai jantung dan hati yang tergabung. Oleh karena itu, operasi harus dilaksanakan dengan benar-benar waspada sebab resikonya besar. Dengan bekal VR, dokter sanggup menyaksikan gambar badan dari sang kembar benar-benar terinci hingga mempermudah proses operasi.

  1. Kurangi kekhawatiran pasien kanker sampai beberapa anak yang disuntik

Bukan hanya untuk operasi, VR seringkali dipakai saat menyembuhkan pasien yang alami kanker. Saat kemoterapi sedang berjalan, di situlah peranan VR dengan memberi nuansa yang membahagiakan untuk kurangi kekhawatiran.

Bahkan juga, saat beberapa anak disuntik juga, VR bisa juga dipakai. Dengan demikian, beberapa anak yang takut pada jarum suntik jadi tidak takut dan dapat nikmati penyeling yang disiapkan oleh VR.

Itu banyak hal yang penting kamu kenali sekitar virtual reality di dunia klinis. Mudah-mudahan implementasi VR ini dapat selekasnya menebar di semua rumah sakit Indonesia ya.